Kenapa Harus TUTUP AURAT MU?
Selama auratmu di
lihat bukan mahram, baik di foto atau secara langsung, sebanyak itulah dosa yg
terus mengalir padamu. #tutup auratmu
~~ALLAH yg menciptakan kita yg menyuruh wanita islam
untuk berjilbab, bukan ulama, kiyai, ustadz. ~~ ulama, kiyai ustadz itu hanya menyampaikan...
Janganlah wanita Mukminat itu menampakkan perhiasan
mereka (Qs An-Nur:31)
Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka (Qs Al-Ahzab:59)
kepada gemerlapnya dunia? gemilaunya harta? atau pada ketampanan seorang pria? walaupun kau harus membuka hijabmu demi mendapat semua yang kau inginkan, maka kehinaan yang kau dapatkan!
Wahai Saudari Muslimah, siapakah yang munyuruhmu untuk berhijab?
Untukmu ukhti muslimah… kemana akan kau bawa dirimu? kepada kemuliaan jiwa? kepada
keridhaan sang pencipta? atau mulianya menjadi bidadari surga? walaupun hinaan
dan cacian yang harus kau terima demi menjaga hijab yang telah disyariatkan
oleh agama, maka kebahagiaan yang akan kau dapatkan!
Katakan TIDAK pada gemerlapnya dunia! jika hijabmu harus terlepas karenanya
katakan TIDAK pada kemilaunya harta! jika hijabmu harus menjadi tebusannya
karena hijabmu, adalah benteng kemuliaan dirimu
bahwasannya yang menyuruhmu untuk berjilbab
yang menyuruhmu untuk berbusana muslimah yang menyuruhmu ialah Allah dan
Rasul-NYa dan konsekwensi kita sebagai seorang muslim maupun muslimah wajib
untuk taat pada Allah Ta’ala karena Allah yang menciptakan kita Allah yang
memberikan rizki pada kita Allah yang memberikan segalanya kepada kita
Al-Qur’an menyuruh kita untuk berhijab Allah yang menciptakan kita yang
menyuruh kita untuk berjilbab!
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ
يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا
يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
“Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan
istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh
tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena
itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang”
(QS.al-Ahzab:59)
Jika seandainya manusia (wanita muslimah) tidak berbusana Muslimah, tidak
berjilbab, maka manusia ini akan rusak dan hancur, akan binasa.”
(dalam sebuah web)
Merinding saya bacanya …
”Iya rasanya saya ingin sekali membisikan
ditelinga setiap perempuan agar kita mengetahui bahwa kita
sangat berharga, terlalu berharga bahkan, semestinya kita tahu bahwa
kita bukan emas campuran murahan yang terpajang di etalase depan
toko yang dengan seenaknya sang pembeli dapat meraba, memegang tubuh
kita dan memakai hanya untuk mencoba, lalu sang pembeli pergi, tak jadi
membeli dan mengembalikan di tempat yang sama, bukan !! kita bukan itu
wahai perempuan.
Kita adalah intan berlian yang terpajang
dalam kotak kaca indah berkunci dan terbungkus rapi, orang yang menginginkan
kita tidak berhak meraba, memegang tubuh kita bahkan mencoba
memakainya, TIDAK mereka yang melakukan itu terlalu kotor untuk kita,
mereka harus terlebih dahulu membayar mahar dengan harga yang sangat
pantas, setelah itu mereka akan dapat memiliki kita sepenuhnya.. kita
yang utuh.

Nasihat
yang merasuk sampai ke jiwa, untuk saya khususnya … Ya Robb maafkan bila selama
ini masih setengah hati menjalankan perintahMu, sayangi saya Ya Robb …
***Aikmel, 17th July, 00.10